Sei Pakning, 02 April 2025 – Sebuah insiden kekerasan mengejutkan terjadi di Kantin Roro Sungai Selari, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, sekitar pukul 17.30 WIB. Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Bu Anti diduga mengalami pemukulan brutal oleh seorang pria bernama Muhamad Rasidi.
Peristiwa ini bermula ketika Bu Anti hendak menyalakan lampu kantinnya. Tanpa sengaja, ia memencet sakelar yang menyebabkan lampu di kedai sebelah mati selama beberapa saat. Hal ini memicu kemarahan pemilik kedai sebelah yang kemudian datang menghampiri dan langsung melakukan tindakan kekerasan.
Saksi di lokasi menyebut pelaku langsung memaki korban sebelum memukulnya menggunakan batang sapu. Akibat pukulan tersebut, kepala korban mengalami bengkak dan memar. Bahkan, batang sapu yang digunakan sampai patah menjadi tiga bagian.
Tak hanya berhenti di situ, pelaku juga diduga mencoba menikam perut korban. Beruntung, aksi tersebut berhasil dihentikan oleh seorang pegawai perhubungan yang kebetulan berada di lokasi kejadian. Banyak warga yang turut menyaksikan insiden tersebut.
Korban yang mengalami luka dan trauma langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Sei Pakning. Pihak keluarga korban menyatakan tidak terima atas tindakan kekerasan yang dilakukan pelaku dan meminta pihak berwenang untuk segera mengambil tindakan tegas.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif dan kronologi pasti kejadian. Aparat juga mengumpulkan keterangan dari saksi yang berada di lokasi untuk memperkuat laporan korban.
Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat, mengingat kekerasan yang terjadi di tempat umum dengan banyak saksi mata. Warga sekitar berharap kejadian ini segera diproses hukum agar tidak terulang di kemudian hari.
Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi semua pihak untuk menahan emosi dan menyelesaikan masalah dengan cara yang lebih bijak, tanpa harus menggunakan kekerasan. Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi tambahan terkait kejadian ini untuk segera melapor agar proses hukum dapat berjalan dengan lancar dan transparan.
Liputan :Syopian