TARGET RIAU

Kepulauan Meranti

Nasional

Showbiz

Pasang iklan anda disini

Foto

Video

Selasa, 30 Juni 2026

Bupati Asmar Teken Kerja Sama Program Desa Bebas Api, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla di Kepulauan Meranti


PELALAWAN – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menandatangani Perjanjian Kerja Sama Program Penghargaan Desa Bebas Api bersama PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Ruang Batam, Hotel Unigraha, Kabupaten Pelalawan, Senin (29/6/2026).

Penandatanganan kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di wilayah Pulau Padang yang memiliki karakteristik lahan gambut dan sangat rentan terhadap kebakaran.

Kegiatan ini dihadiri Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, SH mewakili Kapolres Kepulauan Meranti, Manajer PT RAPP Wan Mohammad Jakh Anza, Kepala UPT KPH Tebing Tinggi Indra Rosadi, S.Pd.I., M.Si., jajaran Forkopimda, para Asisten, pimpinan OPD, kepala bagian, serta kepala desa.

Dalam sambutannya, Bupati Asmar menegaskan bahwa persoalan karhutla merupakan tantangan yang terus berulang dan membutuhkan perhatian serius dari seluruh pihak.

"Wilayah Kepulauan Meranti, khususnya Pulau Padang, memiliki karakteristik lahan gambut yang sangat rentan. Kecerobohan kecil maupun ego sektoral dalam pengelolaan lahan dapat menimbulkan dampak besar terhadap lingkungan, ekonomi, hingga kesehatan masyarakat," ujarnya.


Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memberikan apresiasi kepada PT RAPP yang secara konsisten menjalankan Program Desa Bebas Api (Fire Free Village Program) sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

Menurut Asmar, penghargaan Desa Bebas Api bukan sekadar perlombaan untuk memperoleh insentif, melainkan menjadi sarana membangun kesadaran kolektif masyarakat agar semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan.

"Program ini mendorong lahirnya budaya peduli lingkungan, budaya gotong royong, serta budaya membuka lahan tanpa membakar. Mencegah jauh lebih murah, lebih mudah, dan lebih mulia daripada memadamkan," tegasnya.

Melalui kerja sama tersebut, Bupati Asmar meminta seluruh kepala desa, perangkat desa, dan masyarakat Pulau Padang untuk mengoptimalkan peran Masyarakat Peduli Api (MPA), terus melakukan edukasi kepada warga, serta memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan tim pemadam kebakaran perusahaan.

Ia juga berharap apabila desa berhasil mempertahankan status zero fire dan memperoleh penghargaan, bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur maupun fasilitas publik yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

"Menjaga kelestarian Pulau Padang adalah investasi bagi masa depan anak cucu kita. Pemerintah, perusahaan, dan masyarakat harus berjalan bersama. Sinergi tiga pilar inilah yang menjadi kunci keberhasilan mewujudkan Kepulauan Meranti bebas asap," katanya.

Sementara itu, Manajer PT RAPP Wan Mohammad Jakh Anza menjelaskan Program Desa Bebas Api telah dijalankan perusahaan sejak tahun 2015 dan terus berkembang hingga saat ini.


Di Pulau Padang sendiri terdapat 11 desa yang menjadi perhatian, sementara pada tahap kerja sama kali ini melibatkan dua desa, yakni Desa Mengkopot dan Desa Selat Akar.

Ia menjelaskan, penentuan desa peserta dilakukan melalui pendekatan landscape dan analisis tingkat risiko kebakaran (fire risk), sehingga tidak semata-mata berdasarkan kedekatan dengan wilayah operasional perusahaan.

"Program ini tidak mungkin berhasil jika hanya dijalankan perusahaan. Dibutuhkan pendekatan yang holistik melalui kolaborasi pemerintah, Forkopimda, dan masyarakat," ujarnya.

Wan Mohammad Jakh Anza mengatakan, selama musim kemarau berlangsung sekitar tiga hingga empat bulan, desa yang mampu mempertahankan kondisi tanpa kebakaran akan memperoleh penghargaan berupa program pembangunan senilai Rp100 juta.

Bantuan tersebut tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan diwujudkan dalam program pembangunan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan berada di luar anggaran Community Development (CD) perusahaan.

Selain itu, PT RAPP juga menjalankan berbagai program pendukung seperti sosialisasi bahaya kebakaran, peningkatan kesadaran masyarakat, pembentukan crew leader dari warga setempat sebagai penghubung antara masyarakat dan perusahaan, hingga bantuan pembukaan lahan tanpa bakar melalui metode mekanis bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan.

Menurutnya, Program Desa Bebas Api telah menjadi salah satu model pencegahan karhutla yang mendapat perhatian nasional. Bahkan, konsep tersebut pernah dijadikan studi oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) dan menjadi salah satu rujukan pemerintah dalam pengembangan kebijakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Melalui penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama PT RAPP berharap kolaborasi seluruh pemangku kepentingan semakin kuat sehingga mampu menjaga Pulau Padang tetap bebas dari kebakaran hutan dan lahan serta mewujudkan Kepulauan Meranti yang bebas asap.

Wakapolres Kepulauan Meranti Hadiri Penandatanganan MoU Desa Bebas Api PT RAPP, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla


PELALAWAN – Kapolres Kepulauan Meranti yang diwakili Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., menghadiri kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Program Desa Bebas Api antara PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dengan Desa Mengkopot dan Desa Selat Akar, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang dilaksanakan di Hotel Unigraha, Kabupaten Pelalawan, Senin (29/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama antara pemerintah daerah, TNI-Polri, PT RAPP, dan pemerintah desa dalam memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui Program Desa Bebas Api.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar, Dandim 0303 Bengkalis Letkol Inf Haris Nur Priatno, Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., Danramil 06 Merbau Kapten Arh Efri Hardin Nasution, S.Sos., Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., para camat, KPH Selatpanjang, manajemen PT RAPP, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, sambutan Bupati Kepulauan Meranti, dilanjutkan sambutan dari perwakilan manajemen PT RAPP, Wan Muhammad Jakh Anza.


Dalam sambutannya, PT RAPP menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pencegahan karhutla melalui Program Desa Bebas Api yang mengedepankan pengelolaan lahan tanpa bakar sesuai ketentuan yang berlaku. Program tersebut dijalankan melalui sinergi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh pemangku kepentingan melalui kegiatan sosialisasi, patroli terpadu, pemantauan hotspot, pembangunan sarana pendukung, hingga pemberian insentif kepada desa yang berhasil menjaga wilayahnya bebas dari kebakaran.

Sebagai bentuk apresiasi, desa peserta yang berhasil mempertahankan wilayahnya bebas dari kebakaran lahan memperoleh penghargaan berupa bantuan senilai Rp100 juta untuk mendukung pembangunan desa.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU Program Desa Bebas Api antara PT RAPP dengan Desa Mengkopot dan Desa Selat Akar, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.

Kapolres Kepulauan Meranti melalui Wakapolres Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., menyampaikan bahwa Polri mendukung penuh upaya kolaboratif dalam pencegahan karhutla melalui penguatan sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.

"Dengan adanya kerja sama ini diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan semakin meningkat sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalisir. Polri akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam menjaga keamanan, keselamatan, serta kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti," ujarnya.

Senin, 29 Juni 2026

Bupati Asmar dan Wabup Muzammil Hadiri Pelepasan Pawai Ta'aruf MTQ ke-44 Provinsi Riau di Kuansing


KUANSING – Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar bersama Wakil Bupati Muzamil Baharudin menghadiri pelepasan Pawai Ta'aruf dalam rangka pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau yang digelar di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (27/6/2026) pagi.

Pawai Ta'aruf secara resmi dilepas oleh Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., didampingi Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto. Turut hadir Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Agustatius Sitepu, dan Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby, serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Riau.

Ribuan peserta dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Riau ambil bagian dalam pawai tersebut, termasuk Kafilah Kabupaten Kepulauan Meranti yang tampil penuh semangat dan kekompakan.


Kontingen Kepulauan Meranti yang mengikuti Pawai Ta'aruf berjumlah 112 orang, terdiri dari peserta, pelatih, official, dan pendamping. Rombongan juga diperkuat oleh jajaran pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. 

Dalam sambutannya, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby menyampaikan rasa hormat dan bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau.

"Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk memberikan pelayanan terbaik serta menyambut seluruh tamu dengan penuh rasa kekeluargaan dan keramahan masyarakat Kuantan Singingi," ujarnya.

Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar mengapresiasi semangat para peserta serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MTQ.


"MTQ bukan sekadar ajang lomba, tetapi merupakan momentum untuk memperkuat nilai-nilai Islam dan membumikan Al-Qur'an dalam kehidupan bermasyarakat. Kami bangga bisa ikut berpartisipasi dan berharap Kepulauan Meranti dapat meraih hasil terbaik," kata H. Asmar.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Muzamil Baharudin berharap MTQ menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah antardaerah.

"Kami mendukung penuh pelaksanaan MTQ ke-44 ini dan mendoakan semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, sukses, dan penuh berkah," ungkapnya.

Turut hadir mendampingi Bupati dan Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kepulauan Meranti Khalid Ali, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kepulauan Meranti Misyanto, Sekretaris Daerah Sudandri Jauzah, staf ahli, para asisten, kepala OPD, camat, serta masyarakat yang ikut memeriahkan Pawai Ta'aruf MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau.

Sabtu, 27 Juni 2026

Bentengi Pesisir dari Abrasi, Bhabinkamtibmas Desa Bungur Bersama Warga Tanam Mangrove Sambut HUT Bhayangkara ke-80


MERANTI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Bhabinkamtibmas Desa Bungur, AIPDA Nanda, bersama Pemerintah Desa Bungur, masyarakat, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau (UNRI) melaksanakan kegiatan penanaman pohon mangrove di Pulau Setahun, Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir yang rentan terhadap abrasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem pantai melalui penanaman mangrove.

AIPDA Nanda mengatakan, penanaman mangrove tidak hanya bertujuan menghijaukan kawasan pesisir, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan serta memperkuat perlindungan garis pantai dari ancaman abrasi.


"Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan, khususnya ekosistem pesisir. Mangrove memiliki peran penting dalam menahan abrasi, menjaga keseimbangan ekosistem, serta menjadi habitat berbagai biota pesisir," ujarnya.

Kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap program Green Policing yang diinisiasi oleh Kapolda Riau sebagai bagian dari penguatan kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan.

Selain melakukan penanaman bibit mangrove, peserta juga mengikuti sosialisasi mengenai fungsi dan manfaat hutan mangrove bagi kehidupan masyarakat pesisir. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat dan mahasiswa diajak untuk bersama-sama menjaga serta merawat pohon mangrove yang telah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.


Pemerintah Desa Bungur menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi sinergi antara Polri, masyarakat, serta mahasiswa KKN Universitas Riau dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan di wilayah pesisir.

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat gotong royong dalam menjaga kelestarian alam terus tumbuh, sehingga kawasan pesisir di Kabupaten Kepulauan Meranti tetap terjaga dari ancaman abrasi dan mampu memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi bagi masyarakat setempat.

Tiba di Kuansing, Bupati Asmar Tinjau Kesiapan Stan Bazar MTQ Kafilah Meranti


Bupati Asmar Tinjau Kesiapan Stan Bazar MTQ Kafilah Meranti– Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar meninjau langsung kesiapan Stan Bazar Kafilah MTQ Meranti dalam rangka keikutsertaan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau tahun 2026, di Astaka Utama Tepian Narosa Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi.

Setiba di Teluk Kuantan, Bupati Asmar langsung ke lokasi stan bazar Pemkab Meranti untuk memastikan seluruh persiapan teknis stan bazar berjalan dengan optimal, baik dekorasi, fasilitas maupun produk unggulan Meranti.

“Kita ingin memastikan semua persiapan dan teknis berjalan optimal. Saat ini saya perintahkan Kadis Perindag untuk mengejar seluruh persiapan teknis stan bazar. Insyaallah malam ini siap 100 persen,” ujarnya.

Selain itu, Asmar juga menyampaikan beragam produk unggulan daerah, seperti makanan olahan berbahan dasar sagu, kopi, kelapa, serta berbagai kerajinan tangan khas Meranti, akan ditampilkan di Stan Meranti.

“Kita memiliki berbagai produk asli daerah yang luar biasa untuk ditampil ditampilkan di stan bazar Meranti,” jelas Bupati Asmar.

Selanjutnya Asmar juga berharap, perhelatan MTQ tingkat provinsi juga dapat menjadi wadah promosi hasil UMKM kabupaten/kota se-Provinsi Riau.Turut mendampingi Bupati Asmar, para Asisten, staf ahli, pimpinan OPD dan para Kepala Bagian Setdakab Meranti. (Tarmizi)

Pemkab Meranti Hadiri Malam Ta'aruf dan Pelantikan Dewan Hakim MTQ ke-XLIV Provinsi Riau


MERANTI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menghadiri Malam Ta'aruf dan Pelantikan Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XLIV Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 yang berlangsung di Aula SMA Pintar Teluk Kuantan, Jumat (26/6/2026) malam. 

Bupati Kepulauan Meranti diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab, T. Arifin. Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian pelaksanaan MTQ XLIV Provinsi Riau yang tahun ini dipusatkan di Kabupaten Kuantan Singingi. 

Turut hadir dalam acara itu istri Menteri Agama Republik Indonesia Helmi Halimatul Udhmah, Asisten I Setda Provinsi Riau Zulkifli Syukur yang mewakili Plt Gubernur Riau, Asisten II Setda Provinsi Riau Drs. H. Helmi D, M.Pd, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby, para kepala daerah atau perwakilannya se-Provinsi Riau, serta seluruh kafilah peserta MTQ. 

Dalam sambutannya, Asisten I Setda Provinsi Riau Zulkifli Syukur menyampaikan bahwa dewan hakim yang dilantik telah melalui proses seleksi secara terbuka dan profesional dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya MUI, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, Pemerintah Provinsi Riau, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan Islam, Baznas, MDI, Ikatan Imam Masjid Indonesia, serta perwakilan kabupaten/kota se-Riau. 

"Dewan hakim yang ditetapkan merupakan hasil seleksi yang dilakukan secara terbuka dan profesional. Karena itu kami berharap seluruh dewan hakim dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, menjaga independensi, serta memberikan penilaian yang objektif demi melahirkan peserta terbaik yang layak mewakili Riau," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, H. Muliardi, menegaskan bahwa orientasi dan pembekalan dewan hakim merupakan tahapan penting yang menentukan kualitas penyelenggaraan MTQ. 

"Kepercayaan yang diberikan kepada para dewan hakim adalah amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Jadilah hakim yang tidak hanya memahami aturan penilaian, tetapi juga mampu menjaga kejujuran dan keadilan. Nilai yang diberikan akan menentukan lahirnya peserta terbaik yang akan membawa nama baik Riau di tingkat nasional," katanya. 

Usai mengikuti kegiatan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Kepulauan Meranti, T. Arifin, mengatakan pelantikan dewan hakim menjadi fondasi penting bagi terselenggaranya MTQ yang berkualitas dan berintegritas. 

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami berharap seluruh dewan hakim dapat menjalankan amanah secara profesional, objektif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan. Dengan penilaian yang jujur, MTQ akan melahirkan qari dan qariah terbaik yang nantinya mampu mengharumkan nama Provinsi Riau di tingkat nasional," ujarnya. 

Ia juga menyampaikan optimisme terhadap kafilah Kepulauan Meranti yang telah dipersiapkan untuk mengikuti seluruh cabang perlombaan. 

"Kami berharap seluruh peserta dari Kabupaten Kepulauan Meranti dapat tampil maksimal, menjaga sportivitas, serta menjadikan MTQ ini sebagai ajang memperkuat syiar Al-Qur'an sekaligus mempererat ukhuwah antar daerah di Provinsi Riau," tutupnya. 

MTQ XLIV kali ini diikuti oleh 12 kafilah dari kabupaten/kota se-Provinsi Riau dengan total personel mencapai 816 orang. Berdasarkan ketetapan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Riau, angka ini terdiri atas 808 peserta inti dan 8 peserta cadangan. (Tarmizi)

Jumat, 26 Juni 2026

Manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara Berikan Santunan Anak Yatim kepada Masyarakat Desa Seuneubok Bayu dan Desa Jambo Lubok


Aceh Timur – Sebagai bentuk kepedulian sosial,Menguatkan Ukhuwah ,meraih keberkahan dan indahnya berbagi di bulan Muharram dan komitmen perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, Manager  PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara Agoung Gedhe Pratama menyerahkan santunan Anak Yatim kepada masyarakat Desa Seuneubok Bayu dan Desa Jambo Lubok, Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur.

Kegiatan penyerahan santunan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan yang dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta  manager  PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara, Agoung Gedhe Pratama,dan perwakilan perusahaan, Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan sekaligus mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dan warga sekitar.

Agoung Gedhe Pratama Manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara  dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang secara rutin dilakukan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Agoung Gedhe Pratama manager 
"PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan. Melalui santunan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat serta memperkuat tali silaturahmi yang selama ini telah terjalin dengan baik," ujarnya.

Keuchik Desa Seuneubok Bayu dan Keuchik Desa Jambo Lubok menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada perusahaan PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat desa. Menurut mereka, bantuan tersebut sangat berarti dan menjadi wujud nyata sinergi antara perusahaan dengan lingkungan sekitar.

Masyarakat penerima santunan juga menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap hubungan yang harmonis antara perusahaan dan warga dapat terus terjaga di masa mendatang.

Melalui kegiatan sosial ini, PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar area operasional perusahaan, sejalan dengan prinsip perusahaan yang mengedepankan keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan sosial. (***)

Gerbong Mutasi Polri Bergerak, Sejumlah Pamen Bakal Datang dan Pergi di Polda Riau


Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap sejumlah perwira, termasuk di lingkungan Polda Riau, Jumat 26 Juni 2026.

Pergantian ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier personel guna meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu perubahan terjadi pada posisi Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Riau. Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mendapat penugasan baru sebagai Gadik Kepolisian Madya TK II Diklatsusjatrans Lemdiklat Polri. Jabatan yang ditinggalkannya kini diisi oleh Kombes Pol Akmadi, yang sebelumnya menjabat Direktur Samapta Polda Sumatera Barat.

Selain itu, jabatan Dirintelkam Kombes Pol Wimboko dipromosikan menjadi Kapusdikintel Lemdiklat Polri. Posisi Dirintelkam Polda Riau selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol Dwi Mulyanto yang sebelumnya bertugas sebagai Dirintelkam Polda Sumatera Barat.

Rotasi juga menyasar sejumlah pejabat utama lainnya. AKBP Budi Setiyono yang sebelumnya menjabat Wadirlantas Polda Riau dipercaya mengemban tugas sebagai Dirsamapta Polda Kepulauan Riau.

Sementara itu, AKBP Dermawan Marpaung yang sebelumnya menjabat Wadirbinmas Polda Riau dimutasi menjadi Penata Kehumasan Polri Madya TK III Divhumas Polri.

Selain itu, AKBP Ronald Sumaja yang sebelumnya menjabat Wakapolresta Pekanbaru kini bertugas sebagai Auditor Kepolisian Madya TK III Itwasda Polda Riau.

Pergantian pimpinan juga terjadi di sejumlah wilayah. Jabatan Kapolres Rokan Hilir yang sebelumnya dipegang AKBP Isa Imam Syahroni kini diserahkan kepada AKBP Aldi Alfa Faroqi. Isa Imam Syahroni sendiri mendapat tugas baru sebagai Kabagbinkar Ro SDM Polda Kepulauan Riau, sedangkan Aldi Alfa Faroqi sebelumnya menjabat Kapolres Kepulauan Meranti.

Kursi Kapolres Kepulauan Meranti kini ditempati AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Riau.

Di Polres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora dimutasi menjadi Wakapolresta Tanjungpinang Polda Kepulauan Riau. Jabatan Kapolres Inhil selanjutnya diisi oleh AKBP Donny Eko Listianto.

Sementara itu, AKBP Angga Febrian Herlambang yang sebelumnya menjabat Kapolres Dumai mendapat promosi sebagai Wadirpolairud Polda Riau. Posisi Kapolres Dumai kini dipercayakan kepada AKBP Fatikh Dedy Setyawan yang sebelumnya menjabat Kasubdit Regident Ditlantas Polda Riau.

Dalam mutasi tersebut, AKBP M. Agus Hidayat yang sebelumnya menjabat Kapolres Pasaman Polda Sumatera Barat ditunjuk sebagai Wadirsamapta Polda Riau.

Sejumlah pejabat lain juga memperoleh penugasan baru. AKBP Vera Taurensa kini menjabat Irbid Itwasda Polda Riau, sedangkan AKBP Yesi Chandra Ayu dipercaya mengemban jabatan sebagai Kabagstrajemen Rorena Polda Riau.

Pada surat telegram lainnya, AKBP Ari Prayitno yang sebelumnya menjabat Kasubbid Paminal Bidpropam Polda Riau dimutasi sebagai Kapolres Mamuju Tengah Polda Sulawesi Barat.

Adapun AKBP Nipwin B. Hutabarat yang sebelumnya menjabat Kabagbinopsnal Ditreskrimsus Polda Riau kini dipercaya menjadi Kabagwassidik Ditreskrimum Polda Riau. Sementara AKBP Edi Munawar yang sebelumnya bertugas sebagai Penyidik Madya Ditresnarkoba Polda Riau diangkat menjadi Kabagwassidik Ditresnarkoba Polda Riau.

Rangkaian mutasi ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam melakukan penyegaran organisasi, meningkatkan profesionalisme personel, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat. (***)

Selasa, 23 Juni 2026

Bupati Asmar Sambangi Bappenas, Kejar Restu APBN 2027 Untuk Meranti


Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambangi Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas RI di Jakarta, Senin (22/6/2026). Kedatangan orang nomor satu di Kepulauan Meranti ini untuk memperjuangkan kucuran dana APBN 2027 guna menggenjot infrastruktur di wilayah perbatasan tersebut.

Rombongan Pemkab Meranti diterima langsung oleh Direktur Pembangunan Indonesia Barat Kementerian PPN/Bappenas, Dr. rer. nat. Jayadi, S.Si., M.S.E., M.A., di Gedung Bappenas, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta.

Asmar menegaskan, keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) membuat Meranti harus agresif menjemput bola ke pemerintah pusat. Sinergi dengan APBN dinilai menjadi kunci utama percepatan pembangunan.

“Kita menyadari tanpa dukungan dari provinsi dan pemerintah pusat, Meranti dengan keterbatasan anggaran saat ini akan kesulitan membangun daerah,” ujar Asmar dalam keterangannya, Senin (22/6/2026).

Potensi Raksasa yang Terganjal Infrastruktur

Asmar memaparkan bahwa Kepulauan Meranti memiliki posisi yang sangat strategis. Selain berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka dan berbatasan langsung dengan Malaysia, Meranti juga memegang status Kawasan Strategis Nasional serta kawasan afirmasi 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Secara potensi ekonomi, daerah ini kaya akan minyak, gas bumi, timah, hingga komoditas sagu, kelapa, kopi, dan budidaya kakap putih. Namun, potensi raksasa ini belum maksimal karena dihambat masalah klasik: infrastruktur dasar.

“Terbatasnya air bersih, listrik, telekomunikasi, akses jalan, jembatan, pelabuhan, serta layanan kesehatan dan pendidikan membuat pertumbuhan ekonomi kita masih tertinggal dibanding daerah lain di Riau,” ungkapnya.
Belum lagi, ancaman abrasi pantai yang mengikis batas negara serta regulasi Peta Indikatif Penghentian Pemberian Izin Baru (PIPPIB) yang mengunci sekitar 362 ribu hektare daratan Meranti dari pemanfaatan optimal.

Rentetan Usulan Meranti ke Pusat

Untuk mengatasi ketimpangan tersebut, Pemkab Meranti menyodorkan sejumlah program prioritas ke Bappenas untuk diadopsi ke APBN 2027. Berikut daftarnya:

Pendidikan & Kesehatan: Renovasi sekolah terdampak abrasi di pesisir, pembangunan puskesmas di tiga pulau besar, beserta pengadaan alkes dan fasilitas sanitasi.

Konektivitas & Perhubungan: Peningkatan jalan, jembatan, serta kelanjutan pembangunan Pelabuhan Dorak untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pertanian & Pangan: Pengadaan alsintan, jaringan irigasi, cetak sawah, hingga industri hilir berbasis sagu dan kelapa demi ketahanan pangan nasional.

Permukiman: Program Rumah Layak Huni (RLH) untuk masyarakat miskin.

Kebijakan Tata Ruang: Pendampingan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Tanjung Kedabu dan peninjauan kembali kebijakan lahan gambut (PIPPIB).

Respons Lampu Hijau dari Bappenas
Gayung bersambut, Kementerian PPN/Bappenas memberikan respons positif. Direktur Pembangunan Indonesia Barat Bappenas, Dr. Jayadi, memastikan isu yang dibawa Meranti segaris dengan komitmen pusat.

“Sesuai RPJMN 2025-2029, persoalan aksesibilitas dan konektivitas di kawasan daerah tertinggal menjadi prioritas nasional, sehingga dukungan untuk Meranti sangat besar,” tegas Jayadi.

Jayadi menambahkan, selain konektivitas, penanganan irigasi pertanian dan ancaman abrasi pantai di Meranti akan menjadi atensi khusus pemerintah pusat untuk segera ditindaklanjuti.

Mendengar komitmen tersebut, Asmar mengapresiasi lampu hijau dari Bappenas. Ia berharap kolaborasi ini menjadi titik balik kemajuan wilayahnya.

“Semoga kolaborasi ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat menuju Meranti Unggul, Agamis, dan Sejahtera,” tutup Asmar.

Dalam kunjungan kerja ini, Bupati Asmar turut didampingi Kepala Bappeda Dr. Abu Hanifah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Irmansyah, Kepala DKPP Ifwandi, Staf Ahli Bupati Randolf, Kepala Disperkim Agustiono, Kepala Disdik Tunjiarto, serta perwakilan Dinas PUPR dan Diskominfo Kepulauan Meranti.

Hari Bhayangkara Ke-80 Polres Meranti Hadirikan Sumur Bor Prioritas Air Bersih Selatpanjang Timur


MERANTI – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Kepulauan Meranti melaksanakan program bantuan penyediaan air bersih bagi masyarakat dengan membangun sumur bor di Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (22/6/2026).

Memasuki hari kedua pengerjaan, progres pembangunan sumur bor yang berlokasi di halaman belakang Kantor Lurah Selatpanjang Timur, Jalan Dorak Nomor 38, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Kasat Intelkam Polres Kepulauan Meranti IPTU Roly Irvan, S.H., M.H., bersama KBO Satintelkam IPTU Mada Surya Darmawan, Kanit Intelkam Polsek Tebing Tinggi AIPTU Hans Riduab Hutapea, S.H., M.H., Ps Kasubsi PIDM Si Humas Polres Kepulauan Meranti Bripka Devi Firmansyah, Briptu Wahyudi Janil Dalimuthe, S.H., Bripda Reynaldi Hutajulu serta personel Polsek Tebing Tinggi Bripda Suendra.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Intelkam IPTU Roly Irvan mengatakan, program sumur bor tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang selama ini masih sangat bergantung pada penampungan air hujan.

"Estimasi penerima manfaat dari pembangunan sumur bor ini sebanyak 100 kepala keluarga yang berada di Jalan Dorak Nomor 38, Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebingtinggi. Kedalaman pengeboran sumur direncanakan mencapai 75 meter," ujar IPTU Roly Irvan.

Ia menjelaskan, sumur bor tersebut menggunakan pipa sedot berukuran 2,5 inci dengan mesin pompa air berkapasitas 20 liter per menit. Selain itu, akan dibangun tandon atau tangki penampung air berkapasitas 1.000 liter dengan ketinggian sekitar 2,5 meter. Seluruh pengerjaan diperkirakan selesai dalam waktu lima hari.

Pada hari kedua pelaksanaan, pengeboran telah menggunakan 10 batang pipa besi dengan panjang masing-masing enam meter. Kedalaman pengeboran telah mencapai lebih dari 60 meter, sementara progres pembangunan secara keseluruhan diperkirakan telah mencapai sekitar 20 persen.

Menurut IPTU Roly Irvan, kebutuhan air bersih di Kabupaten Kepulauan Meranti tergolong sangat krusial mengingat kondisi geografis daerah yang terdiri dari pulau-pulau kecil dengan karakteristik lahan rawa dan gambut, sehingga sebagian besar masyarakat masih mengandalkan penampungan air hujan sebagai sumber utama kebutuhan sehari-hari.

"Program bantuan pembangunan sumur bor dan distribusi air bersih ini merupakan wujud bakti sosial Polres Kepulauan Meranti dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan akses terhadap air bersih," jelasnya.

Melalui program tersebut, Polres Kepulauan Meranti tidak hanya memperingati Hari Bhayangkara ke-80 dengan kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penyediaan sarana air bersih yang berkelanjutan.

Ditempat yang sama, Muhammad Latif latau biasa di sapa le Gito selaku ketua RW Selat panjang Timur mengucapkan terimakasih kepada Polres Kepulauan Meranti atas membagun Sumur Bor di Kelurahan Selatpanjang Timur.

" Semoga dengan dibagunya sumur Bornya ini, masyarakat bisa menikmati air Bersih dengan baik, juga tentunya bermamfaat saat musim kemarau panjang terimakasih Polres Meranti," ucapnya.

Sementara itu, Suhaimi Kasi Kestra Selatpanjang Timur juga mengapresiasi Polres Kepulauan Meranti dengan terbagunya Sumur Bor yang ada dibelakang Kantor Lurah8 Selatpanjang Timur tentunya bermamfaat sekali bagi Masyarakat..

" Program Kapolda Riau, yang dilaksanakan Polres Kepulauan Meranti bermafaat sekali bagi Masyarakat Selatpanjang Timur, Kami atas nama Kelurhan sungguh Sanggat berterimakasih Kepada Polres Kepulauan Meranti,"bebernya.(Humas Polres Meranti).

Pasang iklan anda disini

Android

Kesehatan

Teknologi