TARGET RIAU

Kepulauan Meranti

Nasional

Showbiz

Pasang iklan anda disini

Foto

Video

Rabu, 06 Mei 2026

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Rangsang Barat Salurkan Pupuk kepada Petani Cabe


MERANTI - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Lemang melaksanakan kegiatan kunjungan kepada petani cabe rawit di lokasi Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang berada di Jalan Pelabuhan RW 02 RT 02 Dusun Peranggas, Desa Lemang, pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Lemang, Aiptu Joni Hendra, S.E., dengan sasaran petani cabe rawit atas nama Muhammad Azizi. Diketahui, tanaman cabe rawit yang dikelola sebanyak 100 batang dalam kemasan polybag.

Dalam kunjungan tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan bantuan berupa pupuk NPK Mutiara 16, Ultradax, pupuk Trichoderma, serta satu botol insektisida merek Alika.

Bantuan ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan tanaman agar lebih optimal. Selain memberikan bantuan, Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi kepada petani agar terus produktif dalam merawat tanaman cabe, sehingga hasil panen dapat meningkat.

Pengecekan langsung ke lahan juga dilakukan guna memastikan tanaman tumbuh dengan baik dan dalam kondisi terawat. Kehadiran Bhabinkamtibmas ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan yang sejalan dengan Asta Cita.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memberikan rasa aman dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya petani. Melalui kegiatan ini, masyarakat juga didorong untuk memanfaatkan lahan pekarangan atau lahan tidur menjadi lahan produktif dengan menanam tanaman hortikultura.

Diharapkan, bantuan dan pendampingan yang diberikan dapat meningkatkan produktivitas cabe serta berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga petani. Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dalam situasi aman dan terkendali.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rangsang Barat IPTU Ahmad Fauzi Menara, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menggerakkan masyarakat agar mandiri secara pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah pedesaan. (***)

Pemkab Meranti Dorong Special Border Treatment untuk PMI Perbatasan, KJRI Johor Bahru Optimistis Terwujud


Selatpanjang – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar pertemuan lintas sektoral guna memperjuangkan kebijakan special border treatment bagi pekerja lintas batas (passing) di wilayah perbatasan, khususnya Meranti dan Kabupaten Karimun. Langkah ini ditujukan untuk memberikan jaminan hukum, perlindungan, serta kesejahteraan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Malaysia.

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Kantor Dinas PUPR Meranti, Selasa (5/5/2026), dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar, Konsul Jenderal RI Johor Bahru Sigit Suryantoro Widiyanto, Bupati Karimun H. Ing. Iskandarsyah, Wakil Bupati Meranti Muzamil Baharudin, pimpinan DPRD, serta perwakilan instansi terkait seperti BP3MI, KSOP, Bea Cukai, Imigrasi, dan akademisi.

Bupati Meranti H. Asmar menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan langkah konkret dalam mencari solusi atas fenomena pekerja lintas batas nonprosedural yang masih marak terjadi di wilayah perbatasan.

“Negara harus hadir untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi PMI kita, agar mereka dapat bekerja dengan aman, bermartabat, dan memperoleh penghasilan yang layak,” ujarnya.

Fenomena pekerja passing di Kepulauan Meranti dipicu oleh ketimpangan ekonomi dengan Malaysia, kedekatan geografis, serta kesamaan budaya. Data menunjukkan, lebih dari 50 ribu keberangkatan ke Malaysia melalui Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang terjadi sepanjang 2025. Sekitar 85 persen di antaranya bekerja di sektor nonformal seperti perkebunan, konstruksi, hingga asisten rumah tangga.

Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Karimun, dengan jumlah pekerja migran nonprosedural diperkirakan mencapai 4.000 hingga 5.000 orang.

Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit Suryantoro Widiyanto, menyatakan peluang penerapan special border treatment cukup besar. Menurutnya, Pemerintah Malaysia telah memberikan sinyal positif, namun menunggu regulasi khusus dari Pemerintah Indonesia.

“Kami optimistis kebijakan ini dapat terwujud. Tantangan memang ada, tetapi faktor pendukung seperti kedekatan budaya, bahasa, dan geografis menjadi kekuatan utama,” jelasnya.


KJRI Johor Bahru juga berkomitmen untuk mendorong komunikasi lebih lanjut dengan pemerintah pusat, termasuk melalui Kementerian Luar Negeri.

Wakil Bupati Meranti Muzamil Baharudin menambahkan, kebijakan tersebut sangat penting mengingat mayoritas PMI asal Meranti masih bekerja secara nonprosedural.

“Dengan adanya special border treatment, kita bisa meminimalisir penipuan, eksploitasi tenaga kerja, serta risiko hukum yang selama ini kerap dialami PMI,” ujarnya.

Ia berharap hasil pertemuan ini dapat dirumuskan dalam bentuk kertas kerja untuk dibahas pada forum kerja sama Indonesia–Malaysia, Sosek Malindo, mendatang.

Senada, Bupati Karimun H. Ing. Iskandarsyah menyatakan dukungannya terhadap kebijakan tersebut. Ia menekankan pentingnya koordinasi intensif antara pemerintah daerah, pusat, dan KJRI untuk merealisasikannya.

Sementara itu, Kepala BP3MI Kepulauan Riau Kombes Pol Imam Riadi menilai dukungan dari pengusaha di Malaysia juga menjadi faktor penting, terutama dalam penyediaan job order yang jelas bagi PMI.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati sejumlah poin strategis yang akan dibawa ke forum Sosek Malindo, antara lain penguatan perlindungan pekerja lintas batas, penyusunan skema special border treatment, serta pengembangan strategi jalur ganda dan transformasi vokasi.

Upaya ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan perlindungan sekaligus martabat PMI asal wilayah perbatasan di mata internasional. (***)

Minggu, 03 Mei 2026

Wabup Muzamil Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Bermutu untuk Semua


MERANTI – Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, S.M., M.M., memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Sabtu (2/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Muzamil membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti. Dalam amanat itu, disampaikan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan nasional.

“Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan potensi manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Intinya adalah memuliakan manusia,” demikian kutipan pidato yang dibacakan Muzamil.

Ia juga menekankan pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai pendidikan yang diwariskan Ki Hajar Dewantara melalui sistem among, yakni asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pembinaan), sebagai fondasi utama dalam dunia pendidikan.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk karakter, serta membangun peradaban yang unggul sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Sejalan dengan visi pembangunan nasional, pendidikan juga menjadi kunci dalam mencetak sumber daya manusia Indonesia yang unggul, tangguh, dan berdaya saing.

Dalam pidato tersebut, turut dipaparkan kebijakan strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Pendekatan ini difokuskan pada peningkatan kualitas proses belajar dari dalam kelas sebagai kunci kemajuan pendidikan.

Adapun lima kebijakan utama yang tengah dijalankan pemerintah meliputi pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter peserta didik, peningkatan kualitas pembelajaran melalui literasi dan numerasi, serta perluasan akses pendidikan yang inklusif dan merata.

“Guru adalah kunci keberhasilan pendidikan. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, termasuk melalui beasiswa pendidikan dan pelatihan,” lanjutnya.


Selain itu, penguatan karakter peserta didik juga menjadi perhatian utama melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan nyaman, serta berbagai program pembiasaan nilai-nilai positif, kegiatan kepramukaan, hingga pembelajaran berbasis pengalaman.

Pemerintah juga terus memperluas akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk bagi anak-anak berkebutuhan khusus dan mereka yang menghadapi keterbatasan akses pendidikan.

Mengakhiri amanat tersebut, Wabup Muzamil menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pihak dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas.

“Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh program, tetapi juga oleh pola pikir, mental yang kuat, dan misi yang lurus. Tanpa itu, semua kebijakan hanya akan menjadi formalitas,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat komitmen dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua demi Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita bergandeng tangan membangun masa depan bangsa melalui pendidikan,” tutupnya.

Selasa, 28 April 2026

Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional, Dua Kurir Ditangkap di Perairan Selat Akar


KEPULAUAN MERANTI – Satuan Reserse Narkoba Polres Kepulauan Meranti berhasil mengungkap peredaran narkotika dalam jumlah besar dalam rangka Operasi Antik LK-2026. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 27 paket sabu dengan berat kotor sekitar 27 kilogram serta 260 cartridge yang diduga mengandung zat etomidate.

Pengungkapan kasus ini terjadi pada Senin, 27 April 2026, sekitar pukul 09.00 WIB di perairan Selat Akar, Kecamatan Tasik Putri Puyuh, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dua orang tersangka yang berperan sebagai kurir berhasil diamankan, yakni K (26) dan S (38), keduanya merupakan warga Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.

Kapolres Kepulauan Meranti melalui jajaran Satresnarkoba menjelaskan, pengungkapan ini bermula dari informasi adanya penyelundupan narkotika dari Malaysia melalui jalur laut. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim yang dipimpin oleh KBO Satresnarkoba IPTU Abdul Haris Damanik langsung melakukan penyelidikan dan pemantauan di wilayah perairan yang diduga menjadi jalur masuk barang haram tersebut.

Pada pagi hari kejadian, tim mendeteksi sebuah speedboat dengan ciri-ciri mencurigakan melintas di perairan Selat Akar. Saat dilakukan upaya penghentian, kapal tersebut justru berusaha melarikan diri. Petugas sempat memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan oleh pelaku.

Dalam upaya menghentikan laju kapal, petugas akhirnya melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak bagian kaki juru mudi kapal yang kemudian diketahui sebagai tersangka K. Tindakan tersebut berhasil melumpuhkan pergerakan kapal sehingga petugas dapat mengamankan kedua tersangka tanpa perlawanan lebih lanjut.


Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan tiga tas berisi narkotika. Sebanyak 17 paket sabu berlabel “Chines Pin We” dengan berat sekitar 17 kilogram dan 10 paket sabu berlabel “Gold Leaf” seberat sekitar 10 kilogram. Selain itu, ditemukan pula 260 cartridge dari berbagai merek yang diduga mengandung etomidate, serta sejumlah barang lain seperti dua unit handphone, paspor, dan speedboat yang digunakan sebagai sarana transportasi.

Salah satu tersangka yang mengalami luka tembak segera dievakuasi dengan bantuan Satpolairud dan Bea Cukai Selatpanjang untuk mendapatkan penanganan medis. Selanjutnya, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti dibawa ke Polres Kepulauan Meranti guna proses penyidikan lebih lanjut.

Hasil tes urine menunjukkan kedua tersangka positif mengandung methamphetamine dan amphetamine, yang semakin menguatkan dugaan keterlibatan mereka dalam jaringan peredaran narkotika.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman berat.

Pengungkapan ini menjadi bukti komitmen aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika, khususnya di wilayah perbatasan yang rawan menjadi jalur penyelundupan jaringan internasional.

Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui Whatsapp Satgas Aduan Narkoba Polda Riau 08136306547.

Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.

Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau

Kontak Media:
E-mail : humaspolda_riau1@gmail.com
No.Hp : 0816-1385-779 atau 0821-6900-6766
Facebook: Bid Humas Polda Riau
Instagram : @humaspodariau

Sabtu, 25 April 2026

Hadiri Lepas Sambut Kakan Kemenag Meranti, Bupati Asmar: Mutasi Adalah Dinamika Organisasi untuk Jaga Kesinambungan Visi


MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menghadiri acara pelepasan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs. H. Sulman, bertempat di Kantor Kemenag Kepulauan Meranti, Jumat (24/4/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Asmar menegaskan bahwa pergantian pejabat merupakan sebuah dinamika organisasi yang tidak terpisahkan dari upaya memperkaya pengalaman tugas, memperluas wawasan, serta pengembangan karier dan kepemimpinan. Hal ini, menurutnya, berlaku di seluruh instansi termasuk di lingkungan Kementerian Agama.

"Lepas sambut jabatan ini dilakukan dalam rangka menjaga kesinambungan visi, misi, dan nilai-nilai organisasi. Mutasi diperlukan guna menampung pemikiran serta langkah-langkah baru untuk meningkatkan kinerja organisasi melalui kaderisasi kepemimpinan yang terbuka dan adil," ujar Asmar.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Drs. H. Sulman atas dedikasi, tenaga, dan pikiran yang telah diberikan selama bertugas di tanah Jantan.

"Terima kasih atas darmabakti Bapak H. Sulman, khususnya dalam membina kerukunan umat beragama di Kepulauan Meranti. Harmonisasi seperti ini harus tetap kita jaga sampai kapanpun," tambahnya.

Menggunakan perumpamaan yang menyentuh, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf jika selama masa kebersamaan terdapat kekurangan dalam hubungan kedinasan maupun pribadi.

"Tak ada gading yang tak retak, tak ada laut yang tak berombak, tak ada jalan yang tak berkelok. Kami percaya dalam kebersamaan selama ini tentu terdapat salah dan silap, baik sikap maupun tutur kata. Untuk itu, atas nama pribadi, keluarga, pemerintah, dan masyarakat, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak H. Sulman beserta istri dan keluarga," ucap Bupati dengan tulus.

Menutup sambutannya, Asmar mendoakan agar H. Sulman senantiasa diberikan kesuksesan di tempat tugas yang baru. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan baik dengan lindungan dari Allah SWT.


"Selamat jalan dan selamat bertugas di tempat yang baru. Semoga sukses selalu mengiringi langkah Bapak. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua," pungkasnya.

Sebelumnya, Drs. H. Sulman menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang telah terjalin selama bertugas di Meranti. Ia mengenang perjalanan panjang sejak awal berdirinya Kantor Kemenag Meranti sekitar 13 tahun lalu, yang penuh dengan keterbatasan namun dilalui dengan semangat dan kebersamaan.

“Perpindahan jabatan adalah hal yang lumrah dalam kehidupan ASN. Ini merupakan dinamika organisasi yang harus kita terima dengan ikhlas,” ujarnya.

Sulman juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap perkembangan pegawai Kemenag Meranti yang kini telah banyak berstatus PPPK, dibandingkan masa awal yang serba terbatas.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kemenag Meranti, Misyanto, S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Drs. H. Sulman selama menjabat sebagai kepala kantor.

“Perjuangan dan jasa beliau sangat besar dalam membangun Kementerian Agama di Kepulauan Meranti. Semoga segala pengabdian beliau menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT,” ungkapnya.

Ia juga berharap bimbingan dari pemerintah daerah dan tokoh masyarakat untuk kelanjutan tugas di lingkungan Kemenag Meranti ke depan.

Acara yang berlangsung dengan suasana kekeluargaan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, para pejabat di lingkungan Kemenag Meranti, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Tampa Ampun Polres Meranti Sikat Pengedar Sabu di Selatpanjang


Meranti,- Tim Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti Kembali Lakukan Penangkapan Tindak Pidana Narkotika jenis shabu berat kotor lebih kurang 0,99Gram.Didalam Rumah yang Berada Di Jalan Nusa Indah  RT 004 RW 004 Kelurahan Selatpanjang Selatan Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti Senin (20/4/2026).
Selain itu, Atas Dasar Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.
Dan Undang-Undang No. 1 Tahun 2023 Tentang KUHP.Pasal 114 (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan pasal 609 (1) Huruf A Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana.

‎"Adapun Tersangka Atas Nama FT (32) Warga Nusa Indah Kampung Baru Kota Selatpanjang, Peran Tersangka Pengedar," ujar Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH S.IK MH Bersama Kasat Narkoba Polres Kepulauan Meranti  Iptu M Iqbalul Fikri  S.I.K.

Kapolres Meranti juga menerangkan bahwa adapun barang bukti yakni 2 (dua) paket Narkotika jenis shabu dibungkus plastik klep warna bening dengan berat kotor lebih kurang 0,99 Gram 1 (unit) timbangan digital  warna hitam 1(Satu) Unit Handphone dan 1 (satu) buah kotak kacamata warna hitam.
" Saudara FT (32) Diamankan di  Sebuah Rumah yang berada di Jalan Nusa indah, Rt 006 Rw 004, Kelurahan Selatpanjang Selatan, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti Sering Terjadi transaksi narkotika jenis shabu Dan Saya tidak akan memberi ruang bagi bandar maupun pengedar di wilayah hukum polres meranti, dan saya akan tindak tegas," tegas Kapolres Meranti


Menurut Kapolres,Tim melakukan penggeledahan yang disaksikan ketua Rt setempat yang bernama Bustami dan Tim Satresnarkoba Polres kep.meranti berhasil menemukan 2 (dua) paket narkotika jenis sabu dan 1 unit timbangan warna hitam di dalam kotak kacamata warna hitam disimpan didalam lemari FT (32) tersebut.

Kapolres menambahkan, Berdasarkan interogasi awal terdapat keterangan bahwa narkotika tersebut di dapat dari  AR Dalam (lidik) dengan cara di antar kerumah  FT (32) Dirumah, Tersangka dan Barang Bukti di bawa menuju Mako Polres Kepulauan Meranti Kota Selat Panjang untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut Dan Kita Melakukan Tes Urine FT (32),hasilnya Methampetamine Negatif (+) dan ‎Ampethamin Negatif (+).

“Apabila masyarakat mengetahui adanya tindak kejahatan narkoba maupun kriminal lainnya, segera hubungi Call Center 110. Kami siap melayani,” ucap Kapolres.(Humas Polres Meranti).

Jumat, 24 April 2026

Bupati H. Asmar Ikuti Rakornas Kementan RI, Bahas Strategi Hadapi Musim Kering Jaga Ketahanan Pangan Nasional


JAKARTA – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta, Minggu (20/4/2026).

Kehadiran Bupati H. Asmar dalam forum strategis tersebut didampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Irwandi. Rakornas ini digelar dalam rangka membahas langkah antisipatif menghadapi potensi kekeringan ekstrem yang diprediksi terjadi pada tahun 2026.

Kegiatan ini merupakan respons atas prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi kekeringan yang dapat berdampak signifikan terhadap sektor pertanian nasional. Rakornas menjadi wadah koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun langkah mitigasi yang efektif dan terintegrasi.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai strategi nasional dibahas, mulai dari pengelolaan sumber daya air, optimalisasi sistem irigasi, hingga penyesuaian pola tanam yang adaptif terhadap perubahan iklim. Selain itu, penguatan cadangan pangan serta distribusi logistik juga menjadi perhatian utama guna menjaga stabilitas produksi pangan di seluruh wilayah Indonesia.

Bupati H. Asmar menegaskan pentingnya kesiapan daerah dalam menghadapi potensi kekeringan yang dapat memengaruhi produktivitas pertanian.


“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Kami akan terus meningkatkan kapasitas sektor pertanian serta memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi risiko kekeringan,” ujar Asmar.

Ia juga menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin kompleks.

“Dengan koordinasi yang kuat dan strategi yang terarah, kami optimistis sektor pertanian di Kepulauan Meranti akan tetap tangguh meski dihadapkan pada berbagai dinamika dan tantangan ke depan,” tambahnya.

Rakornas ini diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia, termasuk kepala dinas pertanian dan pemangku kepentingan terkait. Diskusi yang berlangsung menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ancaman perubahan iklim.

Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen daerah dalam mendukung upaya nasional, sekaligus memperkuat strategi lokal dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

Kamis, 23 April 2026

IPEMI Riau Raih Penghargaan Nasional di Grand Final Duta Muslimah Preneur


PEKANBARU– Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Riau menorehkan prestasi pada ajang Grand Final Duta Muslimah Preneur tingkat nasional yang diselenggarakan oleh IPEMI Pusat.

Ketua PW IPEMI Riau, Dinawati, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menyebutkan, dalam ajang tersebut, perwakilan Riau berhasil meraih juara III Duta Muslimah Preuneur atas nama Tirta Meyrizka Lubis hasil finalis grand final Duta Muslimah Prenuer Ipemi Riau yg dilaksanakan pada tgl 09 April 2036 yang lalu serta mendapat predikat sebagai salah satu PW IPEMI terbaik nasional.

“Alhamdulillah, PW IPEMI Riau diundang khusus untuk menampilkan tari zapin Meskom yang telah mendapatkan rekor Muri dunia bersama BKOW Riau bbrp waktu yg lalu dan berhasil meraih juara III Duta Muslimah Preuneur tingkat nasional, sekaligus dinobatkan sebagai salah satu PW terbaik,” ujar Dinawati, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan yang digelar setiap dua tahun sekali ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya perwakilan Menteri Ekonomi Kreatif RI anggota DPR RI Dapil Riau I Hendry Munief, anggota DPD RI Sewitri, dan Plt Ketua TP PKK Riau yang juga Penasehat PW IPEMI Riau, Hj. Adrias Hariyanto.

Dinawati menegaskan, capaian tersebut menjadi motivasi bagi PW IPEMI Riau untuk terus memperkuat peran perempuan dalam perekonomian daerah. Selama ini, organisasi tersebut aktif melakukan pembinaan UMKM dan pemberdayaan muslimah preneur di seluruh kabupaten/kota di Riau.

“Fokus kami adalah penguatan ekonomi syariah serta pendampingan perizinan usaha bagi anggota, agar semakin berdaya saing,” tambahnya.

Dinawati berharap, keberhasilan ini dapat mendorong lebih banyak perempuan di Riau untuk terlibat dalam dunia usaha dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan menjadi anggota Ipemi.


Sumber : riaukepri.com

Senin, 20 April 2026

Tumpah Ruah Warga Hadiri Acara Haul Ke-5 Mbah KH. Subari di Masjid Al- Khafazoh Mengkirau


Gelaran Haul Ke-5 Mbah Kh.Subari bin Abdul Kadir yang di laksanakan di Masjid Al- Khafazoh Desa Mengkirau Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti Riau, pada Sabtu (18/4/2026) malam dibanjiri ratusan warga jemaah dari berbagai penjuru daerah, dan berlangsung hidmat.

KH. Subari dikenal sebagai Kiyai yang Sholeh, kegiatan ini setiap tahunnya menjadi momentum keagamaan yang khidmat, juga membawa berkah dalam meningkatkan silaturrahmi bagi jemaah dari berbagai pelosok daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Riau."

"Ratusan jemaah dari berbagai daerah di tanah air hingga pelosok memadati Desa Mengkirau Kecamatan Tasik Putri Puyu Kabupaten Kepulauan Meranti, hingga menciptakan,  mencerminkan suasana aman dan kondusif.

Perhelatan akbar ini berlangsung setiap tahunnya di Masjid Al- Khafazoh Mengkirau yang dibangun secara bersama oleh KH.Subari. Antusiasme jemaah yang membeludak telah diramalkan sejak rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar sejak awal. Pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan seluruh stakeholder bahu-membahu memastikan acara berjalan aman, tertib, dan nyaman.

Warga setempat menyambut baik acara Haul tersebut. Di tengah khidmatnya acara gelaran haul ini langsung dirasakan dampak positifnya oleh kalangan jemaah dan warga tempatan. 

“Kami datang bersama rombongan membawa niat ingin ikut serta menghadiri acara haul ini. Tahun ini acara haul terasa jauh lebih meningkat dibanding tahun lalu,” ungkap salah seorang warga Mengkirau kepada awak Media ini.

Senada disampaikan Ustadz Arifin S.Pdi, dalam pesan WhatsApp nya mengatakan, Alhamdulillah tadi malam sukses acara haul ke 5 (Lima) di laksanakan. Diakuinya pada acara tersebut dihadiri Camat Tasik Putri Puyu Zainal SE, Kepala Desa, perwakilan KUA, Anggota DPRD Kepulauan Meranti, masing masing memberi sambutan untuk mendukung kegiatan positif ini, ucapnya.

Menurutnya, selain itu ada berbagai utusan selain Desa Mengkirau, juga hadir utusan dari Mengkopot, Pisang, Teluk Belitung, Bagan Melibur, juga ada datang dari Tanjung Samak, Selat Panjang, MUI Kabupaten Kepulauan Meranti, jelas Ustadz Arifin.

Dr. Imam Rozali SH.M.Pdi memberi sambutan dan pencerahan tentang sejarah riwayat Al Marhum ( Mbah KH.Subari, red). Alhamdulillah masyarakat jemaah sangat antusiasme mendengar pesan pesan, diharapkan agar masyarakat kita bisa mengikuti jejak jejak orang yang Soleh yang menebarkan kebaikan, dan selalu mengikuti tunjuk ajarnya, imbuhnya.

Semoga dengan peringatan ini, pihak keluarga dan anak cucu semuanya dapat menjadi masyarakat yang baik, anak Soleh, dan Soleha, selalu berzikir, beribadah kepada Allah SAW, pungkas Dr. Imam Rozali berharap.

Camat Tasik Putri Puyu Zainal SE, dalam sambutannya menyampaikan, ucapan selamat dan apresiasi yang setinggi tingginya atas acara Haul ke-5 KH. Subari, kami sangat siap menyambut dan mendukung acara Haul ini, dan berharap agar kegiatan positif seperti ini kedepan lebih semarak dan meriah, pesan Camat Zainal. (***)

Jumat, 17 April 2026

Polres Kep Meranti Tangkap Guru Honorer Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur


Selatpanjang,  - Unit IV PPA Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti berhasil menangkap seorang guru honorer yang diduga melakukan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur. Penangkapan dilakukan pada Rabu (15/4/2026) sekira pukul 17.00 WIB.

Kapolres Kep. Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim AKP Roemin Putra, S.H., M.H. membenarkan penangkapan tersebut.

Pelaku berinisial A, 44 tahun, warga Jl. Budaya Gg. Nurul Iman, Kel. Selatpanjang Timur, Kec. Tebing Tinggi, berprofesi sebagai karyawan honorer. Korban berinisial APF, 14 tahun, merupakan mantan murid pelaku saat masih duduk di bangku kelas 6 SD.

Kronologi Kejadian

Kasus ini terungkap setelah ibu korban berinisial S, 49 tahun, melapor ke Polres Kep. Meranti. Berdasarkan laporan polisi, peristiwa pencabulan diketahui terjadi pada Selasa, 18 April 2023 sekira pukul 09.00 WIB di ruang kelas.

Kasus terungkap pada Minggu (12/4/2026) pukul 22.00 WIB di rumah pelapor. Saat itu korban menangis sambil memeluk ibunya. Setelah ditanya, korban mengaku pernah mendapat perlakuan cabul dari wali kelasnya saat masih kelas 6 SD. Korban menyebut perbuatan tersebut dilakukan pelaku sebanyak 6 kali di dalam kelas dan disaksikan oleh sejumlah murid. Korban juga mengaku sering diejek oleh salah satu temannya terkait peristiwa itu.

Mendengar pengakuan anaknya, pelapor kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kep. Meranti untuk diproses hukum.

Penangkapan Pelaku

Menindaklanjuti laporan, Tim Gabungan Opsnal Sat Reskrim dan Unit PPA Sat Reskrim Polres Kep. Meranti melakukan penyelidikan. Pada Kamis (15/4/2026) sekira pukul 09.00 WIB, tim mendapat informasi bahwa terduga pelaku berada di rumahnya di Jl. Budaya Gg. Nurul Iman.

Atas perintah Kasat Reskrim AKP Roemin Putra, S.H., M.H., tim langsung menuju lokasi dan berhasil mengamankan terduga pelaku sekira pukul 11.00 WIB. Pelaku kemudian dibawa ke Polres Kep. Meranti untuk penyidikan lebih lanjut.

Barang Bukti & Pasal yang Disangkakan

Polisi menyita barang bukti berupa 1 helai baju kemeja lengan panjang SD warna putih, 1 helai rok panjang SD warna merah, dan 1 helai jilbab milik korban.

Pelaku dijerat Pasal 415 huruf b Jo Pasal 417 Jo Pasal 418 Ayat 2 huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Polres Kep. Meranti mengimbau kepada orang tua dan pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak, serta segera melapor jika mengetahui adanya dugaan tindak pidana terhadap anak.

Pasang iklan anda disini

Android

Kesehatan

Teknologi