TARGET RIAU

Kepulauan Meranti

Nasional

Showbiz

Pasang iklan anda disini

Foto

Video

Kamis, 20 Agustus 2026

Pemkab Meranti dan KPP Pratama Bengkalis Perkuat Sinergi Pajak, Dorong PAD untuk Kesejahteraan Masyarakat


MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bengkalis memperkuat sinergi di bidang perpajakan sebagai upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus mengoptimalkan penerimaan daerah.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar bersama jajaran KPP Pratama Bengkalis di ruang rapat Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (19/8/2026).

Kepala KPP Pratama Bengkalis Renni mengatakan, pihaknya siap mendampingi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam meningkatkan pemahaman dan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban perpajakan.

Pendampingan tersebut akan dilakukan melalui edukasi dan sosialisasi kepada berbagai kelompok, mulai dari bendahara pemerintah, pelaku UMKM, koperasi, hotel, restoran hingga sektor usaha lainnya.

“Kami siap berkolaborasi dan melakukan edukasi agar kepatuhan pajak dapat diketahui lebih awal,” ujar Renni.

Menurutnya, kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi sekaligus membangun koordinasi dengan pemerintah daerah terkait berbagai persoalan perpajakan di wilayah Kepulauan Meranti.

“Kami ingin terus memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terkait perpajakan di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Selain itu, kami juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat maupun para pengusaha,” katanya.

Renni menjelaskan, sinergi antara KPP Pratama Bengkalis dan pemerintah daerah penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban perpajakan.

Karena itu, sosialisasi akan terus didorong agar informasi perpajakan dapat diterima secara luas dan mudah dipahami, baik oleh masyarakat maupun pelaku usaha.

“Kami berharap melalui koordinasi dan sosialisasi yang dilakukan secara bersama-sama, pemahaman masyarakat dan dunia usaha mengenai perpajakan dapat semakin baik. Tentunya hal ini membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar menyambut baik penguatan kerja sama tersebut. Ia meminta agar kegiatan sosialisasi perpajakan dilakukan secara humanis dan disesuaikan dengan karakter serta kultur masyarakat Meranti.

Asmar juga mendorong agar edukasi perpajakan menyasar sektor-sektor usaha potensial di daerah, termasuk pengusaha sarang burung walet, kilang sagu, serta sektor usaha dan pertambangan lainnya.

“Masalah pajak, mari kita selesaikan bersama. Kita angkat PAD untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Asmar.


Menurutnya, optimalisasi penerimaan daerah menjadi hal penting untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Asmar juga berharap KPP Pratama Bengkalis dapat membantu memfasilitasi serta memperjuangkan hak-hak daerah, terutama terkait penerimaan dari sektor-sektor penghasil dan pembagian hasil yang berkaitan dengan karakteristik Kepulauan Meranti sebagai daerah kepulauan.

Ia menyebut peningkatan penerimaan daerah sangat dibutuhkan untuk menjawab berbagai persoalan pembangunan dan sosial yang masih dihadapi masyarakat, termasuk persoalan kemiskinan.

“Pajak sangat penting bagi Meranti. Dengan kerja sama yang baik, kita berharap penerimaan daerah semakin optimal dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Asmar juga menyampaikan apresiasi kepada KPP Pratama Bengkalis atas pelayanan dan kontribusi yang selama ini diberikan dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sangat mengapresiasi kinerja KPP Pratama Bengkalis yang selama ini telah memberikan pelayanan dan kontribusi dalam pembangunan daerah. Semoga ke depan kinerja dan kontribusi tersebut dapat terus ditingkatkan, serta koordinasi dan komunikasi antara pemerintah daerah dengan KPP Pratama Bengkalis tetap terjaga dengan baik,” ujar Asmar.

Ia menegaskan, optimalisasi sektor perpajakan tidak semata-mata berkaitan dengan penerimaan negara maupun daerah, tetapi juga membutuhkan edukasi agar masyarakat memahami pentingnya memenuhi kewajiban perpajakan.

Asmar berharap kerja sama tersebut dapat semakin diperkuat melalui koordinasi lintas instansi, khususnya dalam menghadirkan pelayanan serta informasi perpajakan yang mudah dipahami masyarakat dan pelaku usaha.

“Dengan koordinasi yang baik, kita berharap masyarakat dan pelaku usaha semakin memahami kewajiban perpajakan. Pemerintah daerah tentu siap mendukung upaya sosialisasi dan edukasi perpajakan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan KPP Pratama Bengkalis dalam pelayanan, edukasi, peningkatan kepatuhan wajib pajak, serta optimalisasi penerimaan yang pada akhirnya diharapkan memberikan dampak bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Asmar Buka Harapan Muda Cup I, 96 Tim Berebut Gelar Juara dan Jadi Ajang Cetak Atlet Muda Meranti


MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar resmi membuka Turnamen Sepak Bola Harapan Muda Cup I di Lapangan Bola Pemuda Setia, Selatpanjang, Rabu (19/8/2026). Turnamen tersebut diikuti sebanyak 96 tim dari berbagai wilayah.

Pembukaan kompetisi ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Bupati H. Asmar. Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh peserta menjadikan turnamen bukan sekadar ajang memperebutkan kemenangan, tetapi juga sebagai wadah mempererat silaturahmi, membangun kekompakan dan menumbuhkan sportivitas.

“Sepak bola bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Lebih dari itu, olahraga ini mengajarkan kita tentang kebersamaan, persaudaraan, kekompakan, disiplin dan sportivitas,” ujar H. Asmar.

Ia mengapresiasi panitia dan masyarakat yang telah menggagas Turnamen Harapan Muda Cup I. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti itu memiliki nilai positif dalam memberikan ruang kepada generasi muda untuk menyalurkan bakat dan mengembangkan kemampuan.

Bupati juga berpesan kepada seluruh pemain, official dan pendukung tim agar menjaga keamanan dan ketertiban selama kompetisi berlangsung. Ia meminta setiap pertandingan dijalankan dengan menjunjung tinggi prinsip fair play serta menghindari tindakan yang dapat memicu konflik.

“Junjung tinggi nilai-nilai fair play. Jadikan pertandingan ini sebagai ajang silaturahmi dan persaudaraan. Selamat bertanding kepada seluruh peserta Turnamen Sepak Bola Harapan Muda Cup I Tahun 2026,” katanya.


H. Asmar berharap turnamen tersebut dapat menjadi salah satu langkah dalam pembinaan olahraga sepak bola di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Ia mendorong agar kompetisi serupa dapat digelar secara berkelanjutan sehingga semakin banyak generasi muda mendapatkan kesempatan untuk mengasah kemampuan dan menunjukkan potensi terbaiknya.

“Semoga kegiatan positif seperti ini terus diadakan dan mampu menghasilkan atlet-atlet yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Kepulauan Meranti pada berbagai event di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Menurutnya, semakin banyak kompetisi yang digelar secara sehat akan memberikan pengalaman berharga bagi para pemain muda, sekaligus menjadi bagian dari proses pencarian dan pembinaan atlet potensial daerah.



Ketua Panitia Turnamen Harapan Muda Cup I, Husni Setiawan, mengatakan organisasi Harapan Muda telah berdiri selama dua tahun. Turnamen sepak bola tersebut menjadi kegiatan perdana yang mereka selenggarakan dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

“Pada turnamen pertama ini, sebanyak 96 tim ikut ambil bagian. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus mengembangkan kegiatan-kegiatan positif, khususnya di bidang olahraga,” kata Husni.

Turnamen tersebut memperebutkan hadiah uang pembinaan. Juara pertama mendapatkan Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta, sedangkan juara ketiga memperoleh Rp2 juta.

Kompetisi dijadwalkan berlangsung sekitar 50 hari, dengan pertandingan dipusatkan di Lapangan Bola Pemuda Setia. Apabila kondisi lapangan tidak memungkinkan akibat hujan atau tergenang, pertandingan akan dialihkan ke Lapangan Gelora Selatpanjang.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga, Bupati H. Asmar juga memberikan tambahan sumbangan uang untuk hadiah turnamen serta bantuan berupa mesin pemotong rumput.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung perawatan dan kebersihan lapangan yang digunakan selama pelaksanaan kompetisi.

Pembukaan turnamen turut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Kepulauan Meranti Tengku Arifin, Kapolsek Tebing Tinggi, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Sukri, Kepala Desa Banglas, sejumlah tokoh masyarakat serta para pecinta olahraga.

Dengan hadirnya Harapan Muda Cup I, turnamen ini diharapkan tidak hanya melahirkan persaingan di lapangan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan generasi muda, memperkuat persatuan serta mempererat silaturahmi masyarakat Kepulauan Meranti melalui olahraga.

Selasa, 18 Agustus 2026

Bupati Asmar Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Veteran dan Perkuat Persatuan


MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar menghadiri ramah tamah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama para Veteran Republik Indonesia dan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 di Lapangan Afifa Selatpanjang, Senin (17/8/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ramah tamah berlangsung dalam suasana penuh keakraban sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai perjuangan, kebangsaan, persatuan, dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan.

Turut hadir Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin, Ketua dan Anggota DPRD Kepulauan Meranti, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, pimpinan instansi vertikal, para staf ahli dan asisten Setda, kepala OPD, para camat, Ketua MUI, Ketua LAMR, Ketua FKUB, tokoh masyarakat, pemuka adat, alim ulama, serta undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Paskibraka Tahun 2026 menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, panitia, para pelatih, pengasuh, tenaga kesehatan, kakak asuh, Purna Paskibraka, serta Pasukan 45 yang telah mendampingi mereka selama proses pembinaan hingga pelaksanaan tugas pengibaran dan penurunan bendera.

Perwakilan Paskibraka juga mengungkapkan bahwa proses pembinaan tidak hanya mengajarkan kedisiplinan, baris-berbaris, dan tata cara pengibaran bendera, tetapi juga memberikan pelajaran tentang kehidupan, tanggung jawab, kebersamaan, serta pentingnya mengesampingkan ego demi mencapai tujuan bersama.

“Pelatih bukan hanya kami anggap sebagai pelatih, tetapi sudah kami anggap seperti ayah kami sendiri,” ungkap salah seorang perwakilan Paskibraka dalam sambutannya.

Sementara itu, perwakilan Veteran RI, Mahidin, turut membagikan kisah perjuangannya di masa lalu, khususnya ketika menghadapi agresi Malaysia. Dengan penuh haru, ia mengingatkan generasi muda agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.

“Saya ingin anak-anak Paskibraka tahu betapa kerasnya perjuangan kami dulu. Jangan sampai melupakan sejarah,” pesannya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, khususnya para Paskibraka yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu, panitia penyelenggara, serta adik-adik Paskibraka yang telah melaksanakan tugas dengan baik dalam pelaksanaan upacara HUT RI pada 17 Agustus 2026,” ujar Asmar.

Menurutnya, pelaksanaan upacara kemerdekaan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.


Asmar mengajak seluruh masyarakat untuk kembali mengenang sejarah perjuangan bangsa, khususnya perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

“Dengan mengenang perjuangan para pahlawan, kita diharapkan dapat termotivasi untuk mengisi dan melaksanakan pembangunan sebagai wujud nyata meneruskan cita-cita kemerdekaan,” katanya.

Ia menegaskan, peringatan Proklamasi Kemerdekaan tidak boleh berhenti pada kegiatan mengenang masa lalu. Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 merupakan modal perjuangan untuk mengisi hari-hari ke depan yang penuh tantangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Asmar mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum mempererat persatuan dan kesatuan serta meningkatkan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Kepulauan Meranti.

Menurutnya, sejarah telah membuktikan bahwa bangsa yang besar tidak akan mampu mencapai tujuan tanpa persatuan. Sebaliknya, perpecahan dapat membuat suatu bangsa mudah dikalahkan.

“Segala perbedaan, apapun bentuk dan penyebabnya, harus diselesaikan secara baik dan bermartabat. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri untuk membangun Kabupaten Kepulauan Meranti yang kita cintai ini,” ujarnya.

Bupati juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN), masyarakat, dan terutama generasi muda untuk menjadikan semangat para veteran sebagai sumber inspirasi dalam menjalankan kehidupan dan membangun daerah.

“Tanpa jasa dan perjuangan para pahlawan, belum tentu kita dapat menikmati hasil pembangunan seperti sekarang ini. Jadikan para perintis kemerdekaan sebagai sumber inspirasi dan teladan karena mereka mampu membela negara dengan mengorbankan jiwa dan raga, bahkan keluarga dan segala yang dimilikinya demi mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutur Asmar.

Ia berharap nilai-nilai patriotisme, nasionalisme, persaudaraan, dan semangat rela berkorban yang diwariskan para pejuang dapat terus dijaga oleh generasi penerus.

“Semangat patriotisme para pahlawan dalam meraih dan merebut kemerdekaan hendaknya menjadi motivasi dan pijakan bagi kita dalam mengisi kemerdekaan melalui semangat berkarya dan membangun Kabupaten Kepulauan Meranti agar semakin cemerlang dan gemilang,” pungkasnya.

Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Aceh Timur Berlangsung Meriah, Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky Jadi Pembina Upacara


ACEH TIMUR-Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Aceh Timur berlangsung meriah dan khidmat pada Senin, 17 Agustus 2026.

Upacara yang dipusatkan di Kabupaten Aceh Timur tersebut diikuti oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, TNI-Polri, ASN, pelajar, serta berbagai unsur masyarakat.

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., bertindak sebagai Pembina Upacara. Dalam pelaksanaan upacara, seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh tertib dan semangat nasionalisme.
Peringatan HUT Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat persatuan dan semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Aceh Timur.

Suasana upacara semakin meriah dengan antusiasme para peserta dan masyarakat yang turut hadir menyaksikan jalannya peringatan hari kemerdekaan.

Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur diharapkan terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat serta mendorong pembangunan daerah demi kesejahteraan seluruh masyarakat Aceh Timur.

Upacara berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh semangat kebangsaan hingga selesai.

Bupati Asmar Ajak Masyarakat Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur pada HUT RI ke-81


MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar bertindak sebagai Pembina Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (17/8/2026).

Upacara berlangsung khidmat di Halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Selatpanjang, dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, ASN, TNI-Polri, organisasi masyarakat, pelajar, serta peserta upacara lainnya.

Dalam upacara tersebut, Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Khalid Ali dipercaya membacakan Teks Proklamasi. Sementara Perwira Upacara dipercayakan kepada AKP Edi Junaidi, SH., sedangkan Komandan Upacara yakni Iptu Rasoki Simatupang.

Komandan Paskibraka dipercayakan kepada Ipda Dongan Marulita Manalu. Adapun pembawa baki adalah Nur Syafina dari SMAN 1 Rangsang, pengerek bendera Nazmi Khairul Azam dari MAN 1 Tebing Tinggi, dan pembentang bendera Wiki Hidayat dari SMKN 1 Tebing Tinggi.



Dalam amanatnya, Bupati H. Asmar mengatakan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk kembali memperkuat semangat perjuangan sekaligus meneruskan cita-cita para pahlawan.

Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, Bupati Asmar mengajak seluruh masyarakat Kepulauan Meranti untuk menyatukan tekad dan langkah dalam mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata.

“Peringatan kemerdekaan ini bukan hanya seremoni atau perayaan tahunan. Kemerdekaan adalah amanah besar yang harus kita isi dengan kerja nyata, pengabdian dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Asmar.

Menurutnya, kemerdekaan harus dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat yang berada di wilayah pelosok dan pulau-pulau di Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Pahlawan bangsa telah mewariskan sebuah negara yang merdeka. Tugas kita hari ini adalah memastikan kemerdekaan tersebut benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat, melalui pembangunan, pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan,” tegasnya.

Bupati Asmar juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan gotong royong di tengah keberagaman masyarakat. Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

“Indonesia yang adil adalah Indonesia yang memberikan kesempatan yang sama kepada setiap warga untuk tumbuh, belajar, bekerja dan mencapai cita-cita. Karena itu, mari kita terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan dan bersama-sama membangun daerah yang kita cintai,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus berkomitmen mendorong pemerataan pembangunan, baik di kawasan perkotaan maupun desa-desa. Pembangunan tersebut mencakup sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pelayanan publik, serta penguatan ekonomi masyarakat.


“Mari kita jadikan momentum HUT ke-81 ini sebagai penyemangat untuk bekerja lebih keras, melayani masyarakat dengan lebih baik dan memastikan pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat. Dari Kepulauan Meranti, kita ikut berkontribusi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” tambahnya.


Berbeda dari pelaksanaan tahun sebelumnya, rangkaian upacara HUT ke-81 RI di Kepulauan Meranti juga diisi dengan penyerahan remisi umum secara simbolis kepada narapidana serta pengurangan masa pidana umum bagi anak binaan Lapas Selatpanjang.

Penyerahan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati H. Asmar didampingi Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin, S.M., M.M., di lapangan upacara.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat yang tersebar di Kecamatan Tasik Putri Puyu dan Kecamatan Rangsang Pesisir.

Penyerahan SK tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pengakuan dan perlindungan terhadap keberadaan masyarakat hukum adat sekaligus menjaga kekayaan budaya yang menjadi bagian dari identitas Kepulauan Meranti.

Sementara itu, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) berhasil menjalankan tugas dengan baik dan sukses mengibarkan Sang Merah Putih.

Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa 81 tahun kemerdekaan Indonesia bukan sekadar catatan sejarah, melainkan tanggung jawab bersama untuk menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan melalui pembangunan, pelayanan serta kerja nyata.

Bupati Asmar berharap semangat kemerdekaan dapat terus menjadi energi bagi seluruh masyarakat dan pemerintah daerah untuk mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti yang semakin maju, sejahtera, mandiri dan berkeadilan.

“Mari kita isi kemerdekaan dengan persatuan, kerja keras dan pengabdian. Bersama-sama kita wujudkan Meranti yang lebih maju, masyarakat yang sejahtera dan pembangunan yang berkeadilan,” pungkasnya.

Upacara HUT RI 81 Polres Meranti Semangat Kemerdekaan Perkuat Persatuan


MERANTI – Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Markas Komando Polres Kepulauan Meranti, Jalan Raya Gogok Darussalam, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Senin (17/8/2026) pagi.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti jajaran pejabat utama serta personel Polres Kepulauan Meranti.

Turut hadir Ps. Kabag Log Polres Kepulauan Meranti AKP Herry Juana Putra, para Kasatfung, para perwira, serta seluruh personel Polres Kepulauan Meranti.

Dalam amanatnya, Wakapolres menyampaikan bahwa momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat persatuan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta meningkatkan sinergi dalam menjaga situasi yang kondusif di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti.

“Koordinasi dilakukan secara berkelanjutan mengingat sejumlah rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan telah berlangsung di berbagai daerah. Pemantauan situasi juga terus dilakukan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti,” ujar Kompol Detis.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan tertib, penuh semangat kebangsaan, serta tetap menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Menurutnya, Polri memiliki peran penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berjalan aman dan lancar.

“Polri memiliki peran dalam memimpin koordinasi keamanan, memantau perkembangan situasi di lapangan, serta mengawal seluruh rangkaian kegiatan di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti,” tegasnya.

Upacara diawali dengan penghormatan pasukan dan laporan komandan upacara. Selanjutnya dilakukan pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Rangkaian upacara kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Inspektur Upacara, pembacaan teks Pancasila yang diikuti seluruh peserta, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, serta Andhika Bhayangkari.

Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Polres Kepulauan Meranti tersebut selesai sekitar pukul 07.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Polres Kepulauan Meranti untuk terus mengabdi, menjaga keamanan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam semangat kemerdekaan dan persatuan.

Polsek Tebingtinggi Ungkap Pencurian Kambing, CCTV Bantu Identifikasi Pelaku


MERANTI - Gerak cepat Unit Reskrim Polsek Tebingtinggi membuahkan hasil dalam mengungkap kasus dugaan pencurian seekor kambing betina yang sedang bunting di Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial R, warga Jalan Manggis, Gang Tempur, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. R diamankan setelah penyidik menindaklanjuti laporan korban dan mengembangkan sejumlah petunjuk, termasuk rekaman CCTV.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kapolsek Tebingtinggi AKP JA Lubis, S.H., M.H., membenarkan pengungkapan tersebut kepada wartawan, Minggu (16/8/2026).

Menurutnya, laporan korban langsung ditindaklanjuti Unit Reskrim Polsek Tebingtinggi dengan melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang yang diduga membawa kabur ternak tersebut.

“Begitu laporan kami terima, anggota langsung melakukan penyelidikan dan mengumpulkan petunjuk yang ada. Rekaman CCTV menjadi salah satu bahan penting untuk mengidentifikasi terduga pelaku,” ujar AKP JA Lubis.

Kasus tersebut bermula pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Korban berinisial K saat itu mengecek hewan ternaknya di bagian belakang rumah. Namun, satu ekor kambing betina yang sedang bunting diketahui tidak berada di dalam kandang.

Korban kemudian meminta anaknya mencari kambing tersebut di sekitar tempat tinggal. Setelah dilakukan pencarian, hewan ternak itu tetap tidak ditemukan.

Tak lama kemudian, korban mendapat informasi dari saksi berinisial A bahwa kambing miliknya diduga telah dibawa oleh seseorang menggunakan sepeda motor Scoopy warna cokelat hitam.

Untuk memastikan informasi tersebut, sekitar pukul 19.30 WIB korban bersama saksi berinisial I memeriksa rekaman CCTV milik tetangga.

Dari rekaman CCTV, terlihat seseorang melintas menggunakan sepeda motor Scoopy warna cokelat hitam sambil membawa sebuah karung. Dalam rekaman tersebut juga terdengar suara kambing dari dalam karung.

Petunjuk tersebut kemudian disampaikan kepada pihak kepolisian. Korban selanjutnya membuat laporan ke Polsek Tebingtinggi pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 19.40 WIB.

Menindaklanjuti laporan itu, Unit Reskrim Polsek Tebingtinggi yang dipimpin IPDA Sapta Anwar, S.H., melakukan penyelidikan dengan menelusuri informasi dan ciri-ciri yang diperoleh dari lokasi kejadian.

Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya mengidentifikasi seorang pria berinisial R yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

Pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, tim Unit Reskrim Polsek Tebingtinggi melakukan penangkapan terhadap R di Jalan Mahmud, Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Setelah diamankan, R dibawa ke Mapolsek Tebingtinggi untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Barang bukti itu terdiri dari satu helai sweater warna hitam, satu helai celana pendek warna hitam, satu buah flashdisk yang berkaitan dengan rekaman CCTV, serta satu unit sepeda motor Scoopy warna cokelat hitam dengan nomor polisi BM 3079 XG.

Dari kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp2,5 juta.

AKP JA Lubis menegaskan, pihaknya masih melanjutkan proses penyidikan terhadap tersangka beserta barang bukti yang telah diamankan.

“Tersangka beserta barang bukti sudah kami amankan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Kami akan menangani perkara ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.

Dalam perkara tersebut, tersangka R disangkakan melanggar Pasal 477 ayat (1) huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, terkait pencurian dengan pemberatan terhadap ternak atau barang yang merupakan sumber mata pencaharian atau sumber nafkah utama seseorang.

Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya Polsek Tebingtinggi dalam menindaklanjuti laporan masyarakat sekaligus memastikan setiap dugaan tindak pidana di wilayah hukumnya diproses sesuai ketentuan hukum. 

Polsek Tebingtinggi juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 untuk menyampaikan laporan atau membutuhkan bantuan kepolisian.

Sabtu, 15 Agustus 2026

Polres Meranti tangkap Terduga Pelaku Kharhutla di Tanjung Gemuk Barang Bukti Diamankan


MERANTI – Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti menangkap seorang pria berinisial D, 57 tahun, yang diduga terlibat dalam tindak pidana pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Penangkapan dilakukan Unit II Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Kepulauan Meranti pada Jumat (14/8/2026).


Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K. Melalui Kasat Reskrim Polres Meranti 
IPTU M. Iqbalul Fikri, S.Tr.K., S.I.K
menyampaikan, penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut penyelidikan atas laporan dugaan karhutla yang terjadi di Jalan Hasanudin, RT 002/RW 004, Desa Tanjung Gemuk.

Peristiwa kebakaran diketahui terjadi pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, piket SPK Polsek Rangsang mendeteksi adanya titik panas atau hotspot melalui dashboard Lancang Kuning.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Gemuk berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk melakukan pengecekan ke lokasi. Dari pengecekan tersebut ditemukan adanya kebakaran lahan.

“Setelah menerima informasi adanya hotspot, petugas melakukan pengecekan ke lokasi dan ditemukan adanya kebakaran lahan,” demikian keterangan penyidik dalam laporan penanganan perkara.

Menurut Kasat Reskrim, Penyidik kemudian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) pada Senin (3/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, Unit Tipidter Satreskrim Polres Kepulauan Meranti bersama UPT KPH Tebing Tinggi mengambil titik koordinat untuk mengetahui status kawasan lahan yang terbakar serta melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.


Dari hasil penyelidikan, penyidik selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap D yang sebelumnya berstatus sebagai saksi. Setelah memperoleh dua alat bukti yang cukup, penyidik melakukan gelar perkara.

Pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, D kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penangkapan.

Dalam perkara tersebut, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, yakni satu buah cangkul bergagang kayu warna hitam, satu buah mancis merek Dolpin warna putih kombinasi biru, serta dua buah ranting kayu bekas terbakar.

Penyidik menerapkan Pasal 78 ayat (3) dan/atau Pasal 78 ayat (4) juncto Pasal 50 ayat (3) huruf d Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, sebagaimana telah diubah melalui ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.

Kasat Reskrim menyebutkan, penyidik telah melakukan sejumlah tindakan hukum, mulai dari pembuatan laporan polisi, melengkapi administrasi penyidikan, pemeriksaan saksi, pemeriksaan ahli kehutanan dari UPT KPH Tebing Tinggi, penyitaan barang bukti hingga mengamankan pelaku.

Selanjutnya, penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap ahli pidana, mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), dan mempersiapkan proses pelimpahan tahap I.

Sekedar Informasi, Polres Kepulauan Meranti menegaskan penanganan perkara tersebut menjadi bagian dari upaya penegakan hukum terhadap praktik pembakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Kabupaten Kepulauan Meranti, sekaligus mendukung upaya pencegahan karhutla di daerah tersebut. 

Polres Kepulauan Meranti,apabila ada menemukan Kebakaran Hutan dan Lahan segera Melaporakan Kepada Call Center 110  Polres Kepulauan Meranti Kami Siap Melayani.

Kamis, 13 Agustus 2026

Bupati Asmar Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi, Meranti Dorong Penguatan Layanan Dasar dan Lingkungan


BATAM – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi yang digelar di Hotel Radisson Batam, Jalan Bukit Indah Raya, Sukajadi, Kota Batam, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dalam sejumlah kategori, di antaranya pengelolaan sampah dan lingkungan asri, akses penduduk terhadap layanan pendidikan, akses dan kualitas layanan kesehatan, serta implementasi Program 3 Juta Rumah.

Hadir mendampingi Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti,  Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim), Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, serta Kabag Prokopim Setda Kepulauan Meranti.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., dalam arahannya mengatakan, pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah akan dilaksanakan dalam beberapa putaran. Dengan demikian, daerah yang belum memperoleh penghargaan masih memiliki kesempatan untuk menunjukkan peningkatan kinerja pada putaran berikutnya.

Tito menjelaskan, penilaian selanjutnya akan semakin menitikberatkan pada pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan. Pemerintah daerah didorong untuk menciptakan kota, kabupaten, hingga provinsi yang semakin bersih dan nyaman bagi masyarakat.

Selain lingkungan, pemerintah pusat juga memberikan perhatian terhadap pemenuhan pelayanan dasar masyarakat, meliputi sektor kesehatan, pendidikan, akses air bersih, hingga penyediaan perumahan.

Menurut Tito, pemerintah daerah yang mampu menunjukkan kinerja dan prestasi berpeluang memperoleh insentif fiskal. Insentif tersebut nantinya disalurkan melalui rekening kas daerah sehingga dapat menjadi tambahan dukungan dalam memperkuat program pembangunan dan pelayanan publik.

“Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi motivasi dan pemicu bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Tito dalam arahannya.

Ia juga menyampaikan, kementerian dan lembaga terkait, seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, diharapkan memberikan dukungan, pembinaan maupun penghargaan khusus kepada daerah yang berhasil meningkatkan kinerjanya.

Proses penilaian, lanjutnya, melibatkan kementerian dan lembaga terkait agar penghargaan yang diberikan benar-benar objektif dan berdasarkan capaian pemerintah daerah.

Tito berharap apresiasi tersebut dapat menjadi gambaran bahwa masih banyak kepala daerah yang bekerja dengan baik dan mampu menghasilkan prestasi bagi daerahnya.

“Ini juga ingin menunjukkan bahwa banyak kepala daerah yang bekerja dengan baik dan berprestasi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, pemerintah pusat juga menyampaikan adanya dukungan fiskal bagi pemerintah daerah. Salah satunya sekitar Rp18,9 triliun yang telah disalurkan kepada 540 daerah untuk membantu memenuhi kebutuhan dan mendukung pelaksanaan pembangunan di daerah.


Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menyambut baik kegiatan apresiasi tersebut. Menurutnya, penghargaan dan evaluasi kinerja pemerintah daerah merupakan bagian penting untuk mengukur sejauh mana program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Asmar mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan terus berupaya melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, sanitasi, serta penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat.

“Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja dan melakukan pembenahan. Yang paling penting adalah bagaimana program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Asmar.

Ia menegaskan, pembangunan di Kepulauan Meranti tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Menurutnya, kondisi geografis Kepulauan Meranti sebagai daerah kepulauan membutuhkan strategi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dunia usaha, serta masyarakat.

“Kita akan terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi. Apa yang menjadi perhatian pemerintah pusat akan kita tindak lanjuti sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Meranti,” katanya.

Asmar juga mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menjadikan capaian pemerintah daerah lain sebagai bahan evaluasi sekaligus pembelajaran. Daerah yang telah memperoleh penghargaan, menurutnya, dapat menjadi contoh dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

“Bagi daerah yang sudah mendapatkan penghargaan, tentu harus terus meningkatkan kinerjanya. Sementara bagi yang belum, termasuk kita, harus menjadikan ini sebagai pemicu untuk berbenah dan bekerja lebih baik,” tegasnya.

Ia berharap dukungan pemerintah pusat, termasuk melalui kebijakan fiskal dan pembinaan kementerian/lembaga, dapat semakin memperkuat pembangunan di Kepulauan Meranti.

Di sisi lain, Asmar juga mengapresiasi peran media dalam menyampaikan informasi mengenai berbagai program dan capaian pemerintah daerah kepada masyarakat. Menurutnya, publikasi yang objektif dan konstruktif dapat membantu masyarakat mengetahui perkembangan pembangunan sekaligus menjadi bagian dari kontrol sosial.

Kegiatan apresiasi tersebut diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, memperkuat pelayanan dasar, menjaga lingkungan, serta menghadirkan pembangunan yang semakin berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah pusat juga meminta daerah yang telah menerima penghargaan agar tidak berhenti berprestasi, sementara daerah yang belum memperoleh apresiasi didorong segera melakukan pembenahan untuk menghadapi putaran penilaian berikutnya.

Rabu, 12 Agustus 2026

HUT Ke-14, IWO Meranti Tebar Kebaikan: Santuni 30 Anak Yatim di Kafe Jingga


Meranti - Penuh khidmat dan kehangatan. Begitulah suasana peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Wartawan Online (IWO) ke-14 yang digelar Pengurus Daerah IWO Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa malam 11/8/2026 di Kafe Jingga, Jalan Banglas.

Acara ini dihadiri unsur Forkopimda dan insan pers se-Meranti. Mewakili Bupati, hadir Asisten I Setda Meranti Tengku Arifin, S.Sos. Tampak juga Kepala BPKAD Fajar Triasmoko, ST.MT, Kasat Intel Polres Meranti, mewakili Plt. Kadiskominfo Anshary Arif, serta Ketua LAM Meranti Afrizal Cik.

Dalam sambutannya, Tengku Arifin menyampaikan selamat kepada keluarga besar IWO Meranti.

Di usia ke-14 ini, kami berharap IWO semakin solid, profesional, berintegritas, dan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang benar demi kemajuan daerah," ujarnya.

Sementara ketua PD IWO Meranti, Rahmat Arifin, menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tamu undangan dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara.

Ia menyebut 14 tahun perjalanan IWO adalah proses panjang dalam membangun organisasi sekaligus menjaga marwah profesi wartawan online.

Di tengah derasnya arus informasi digital dan tuntutan kecepatan, kami tetap berkomitmen. Akurasi, keberimbangan, independensi, dan kode etik jurnalistik harus menjadi nafas kami," tegas Rahmat.

Momen paling menyentuh hadir saat IWO berbagi kebahagiaan dengan 30 anak yatim. Secara simbolis, 10 anak yatim di hadirkan  untuk menerima santunan langsung.

Santunan tersebut disalurkan oleh  Perwakilan dari setiap OPD untuk  membagikan amplop yang telah disiapkan panitia HUT IWO ke-14.

Kebersamaan itu menjadi penegas bahwa kepedulian sosial adalah bagian dari jati diri insan pers.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama anak yatim dan doa penutup yang dipimpin Ustadz Yahya.(Zikri)

Pasang iklan anda disini

Android

Kesehatan

Teknologi